”Kista” Ancaman Bagi Wanita ?

Menurut Wikipedia Indonesia, Kista adalah tumor jinak di organ reproduksi perempuan yang

paling sering ditemui. Bentuknya kistik, berisi cairan kental, dan ada pula yang berbentuk anggur. Kista juga ada yang berisi udara, cairan, nanah, ataupun bah an-bahan lainnya.
Kista termasuk tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan. Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal di sekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Itulah sebabnya tumor jinak relatif mudah diangkat dengan jalan pembedahan, dan tidak membahayakan kesehatan penderitanya.
Berdasarkan tingkat keganasannya, kista terbagi dua, yaitu non-neoplastik dan neoplastik. Kista non-neoplastik sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2 hingga 3 bulan. Sementara kista neoplastik umumnya harus diop erasi, namun hal itu pun tergantung pada ukuran dan sifatnya.
Selain pada ovarium kista juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan). Kista yang tumbuh di daerah vagina, antara lain inklusi, duktus gartner, endometriosis, dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbu h di daerah vulva, antara lain pada kelenjar bartholini, kelenjar sebasea serta inklusi epidermal.
Begitu menyeramkan apabila mencermati uraian yang di dapat dari sumber internet terhadap penyakit ini. Berbagai sistem pengobatan dan pencegahan terhadapnya pun telah di eksplosari oleh manusia. Operasi salah satunya menjadi pilihan medis dengan biaya besar.
Sumber kami lainnya sedikit berbeda yaitu, dengan menyajikan sebuah metode pengobatan yang mengandalkan pengobatan dari alam, mengambil kasiat dari tumbuhan obat. Salah satunya adalah Temu Putih (Curcuma zedoaria (Berg.) Rosc oe.) Tanaman ini di sebut-sebut mampu menaggulangi penyakit wanita ini. Tanaman ini juga di kenal dengan nama Nama Lokal :
NAMA DAERAH: — NAMA ASING: — NAMA SIMPLISIA: Zedoariae Rhizoma; rimpang temu putih.
Menurut penelitian lembaga terkait tanaman ini mengandung berbagai zat. Rimpang mengand ung zat wama kuning kurkumin (diarilheptanoid). Kornponen minyak atsiri dari rimpang Cucrcuma zedoaria terdiri dari: turunan Guaian (Kurkumol, Kurkumenol, Isokurkumenol, Prokurkumenol, Kurkurnadiol), turunan Germakran (Kurdion, Dehidrokurdion); Seskuiterpen furanoid dengan kerangka eudesman (Kurkolon). Kerangka Germakran (Furanodienon, Isofuranodienon, Zederon, Furanodien, Furanogermenon); kerangka Eleman (Kurserenon identik dengan edoaron, Epikurserenon, Isofurano germakren); Asam-4-metoksi sinamat (bersifat fungiStatik). Dari hasil penelitian lain ditemukan kurkumanolid A, kurleumanolid B, dan kurkumenon.
Selain itu, tanaman ini juga memiliki kemampuan lainnya, di masyarakat dimanfaatkan juga sebagai obat kudis, radang kulit, pencuci darah, perut kembung, dan gangguan lain pada saluran pencernaan serta sebagai obat pembersih dan penguat (tonik) sesudah nifas.
____________ ___________________________________________________
Tersedia herbal kapsul Temu Putih Rp 25.000,- (belum termasuk ongkir), herbal lain silahkan klik di http://ihsanstore.com/produk-obat
Informasi tambahan :
- Pembelian 300rb potongan 10 %
- Pembelian 300 s/d 500 potongan 15 %
- Pembelian lbh dari 500 rb potongan 20 %
- Pembelian lbh dari 1jt nego -
Harga sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan lebih dahulu

0 comments:

Posting Komentar

cek juga yang ini