Greeting from Al Ihsan

Greetings to all brothers and sisters, we present this web in order to get closer with you. Money does not mean anything compared to relationship between us.

More Than 1000 Herb in Indonesia

You can find the benefits, characteristics and functions of herbs that grow in Indonesia. we try to summarize them all here.

Open for Partnership

We are open for partnership. Our spirit to intorduce the natural and islamic medical method in the world

Online Media Maximizer

We will help you to promote your product. Especially the online promotion. Currently, online media is very important to build brand image

Tampilkan postingan dengan label diare. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diare. Tampilkan semua postingan

Gambir Penghambat Bakteri

Artikel ini bukan gambaran sebuah stasiun kereta di Jakarta, melainkan ini adalah sebuah tanaman herbal yang dahulu sampai sekarang banyak dikenal oleh orang-orang yang menjalankan ritual Nginang. Ternyata, herbal gambir ( Ourouparia gambir Roxb. Nauclea gambir) memiliki banyak khasiat. Khususnya dlaam menghambat bakteri disentri dan penyebab diare. Ini terbukti dari penelitian oleh Zulfadli, 1989. Farmasi, FMIPA UNAND.



Nah, penyakit apa saja yang dapat disembuhkan oleh herbal ini.. yuk kita simak beberapa resep yang beredar di masyarakat saat ini ...

1. Disentri.
2. Mencret.
3. Luka bakar (obat luar).
4. Luka (obat luar).
5.Sariawan mulut (obat kumur).
6. Suara parau (obat kumur).

RAMUAN DAN TAKARAN

Untuk penyakit Mencret ramuannya : Gambir sepotong Induk Kunyit sepotong Herba Patikan Cina segar segenggam Air 110 ml, Cara pemakaiannya: Diminum 1 kali sehari 100 ml, selama 3 hari. jika melebihi jangka waktu itu segera hubungi dokter.

Suara Parau, Sariawan Mulut

Ramuan: Gambir sepotong, Daun Sirih segar 3 helai, Air 110 ml. Cara pembuatan: Dibuat infus atau seduhan. Cara pemakaian : Untuk berkumur 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali 100 ml. selama 7 hari.

Ada beberapa bentuk Gambir antara lain:
1. Gambir Bulat.
2. Gambir Papan.
3. Gambir Paku.
Gambir merupakan bahan penting untuk makan sirih (nginang). Kebiasaan makan sirih menyehatkan gusi, gigi, dan tenggorokan.







Rahasia Dibalik "Panjat Pinang"

Herbal ini akan sangat melekat di pikiran Bangsa Indonesia, apalagi ketika bulan Agustus, karena identik dengan perlombaan yang diselenggarakan setahun sekali dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Lomba yang paling seru melibatkan kerjasama team dan strategi untuk mencapai kemenangan.

Namun, selama ini hanya sebagian kecil dari kita yang sadar bahwa bagian dari herbal Pinang yang tidak digunakan dalam lomba memiliki banyak manfaat. Misalnya, bagian Biji (Binglang) buah pinang bermanfaat mengatasi masalah Cacingan: taeniasis, fasciolopsiasis, Perut kembung akibat gangguan pencernaan, Bengkak karena retensi cairan (edema),Rasa penuh di dada, Luka, Batuk berdahak, Diare, Terlambat haid, Keputihan, Beri-beri, edema. Malaria, Memperkecil pupil mata (miosis) pada glaucoma. Sedangkan bagian daun bermanfaat untuk menambah nafsu makan dan sakit pinggang. dan tak lupa sabut dari herbal ini mampu mengatasi masalah pencernaan, sembelit, dan edema dan beri-beri.

Beberapa resep yang beredar di masyarakat :

Untuk mengatasi Cacingan: siapkan 30g serbuk biji pinang lalu rebus dengan 2 gelas air, didihkan perlahan seiama kurang lebih 1 jam, lalu dinginkan dan saring, minum sekaligus sebelum makan pagi.
mengatasi Luka: tumbuklah biji sampai halus dan balurkan pada luka.
masalah Kudis: biji hebral pinang digiling sampai halus, ditambahkan sedikit air kapur sirih hingga seperti bubur, lalu oles pada kudis.
Koreng: Pinang, gambir, kapur sirih masing-masing sebesar telur cecak, tembakau sebesar ibu jari dan 1 lembar daun sirih segar. campur dan digiling halus. Lumurkan pada koreng, jangan lupa bersihkan lebih dahulu.
Disentri: Buah pinang yang warnanya kuning muda cuci kemudian direndam di dalam 1 gelas air selama beberapa jam. Minumlah air rendaman pinang tersebut.
Membersihkan dan memperkuat gigi dan gusi: iris tipis-tipis biji buah pinang, setiap hari dikunyah selama beberapa menit, lalu ampasnya dibuang.
untuk Sakit pinggang: Daun herbal pinang secukupnya dicuci bersih, lalu digiling halus. Tambahkan minyak kelapa secukupnya, panaskan sebentar di atas api. Hangat- hangat dipakai untuk mengompres bagian pinggang yang sakit.
Difteri: 1 butir biji pinang kering digiling halus, seduh dengan 3/4 cangkir air panas dan 1 sendok makan madu. Setelah dingin dipakai untuk kumur-kumur di tenggorokan selama 2-3 menit, lalu dibuang. Lakukan 3 kali sehari.

Perhatian!

Senyawa alkaloid yang dikandung pada buah herbal Pinang cukup berbahaya bagi sistem syarat. umunya terjadi mual dan muntah (20-30%), sakit perut, pening dan nervous. cara mengurangi efek muntah, minumlah rebusan obat setelah dingin. Efek samping yang jarang terjadi adalah luka pada lambung yang disertai muntah darah.
Jika terjadi Banyak keluar air liur (qalivation), muntah, mengantuk dan seizure maka Anda telah kelebihan dosis. Segera hubungi dokter atau ahli pengobatan. Penanggulangan overdosis bisa dengan melakukan Cuci lambung dengan larutan potassium permanganate dan injeksi atropine. Untuk mengurangi efek racunnya,

Pemakaian biji pinang lebih baik biji yang telah dikeringkan, atau biji pinang kering direbus dahulu sebelum diminum. Hati-hati dengan kebiasaan mengunyah biji pinang, karena dapat meningkatkan kemungkinan mengidap kanker-mukosa pipi (buccal cancer).

"Tongkat Kayu" untuk Reumatik sampai Luka Bakar

Anda pengemar group band legendaris Indonesia tentu ingat dengan lirik lagu berikut ini,  ... "Tongkat kayu dan batu jadi tanaman" "orang bilang tanah kita tanah surga..." ya begitu kira-kira penggalan kalimat dalam lirik lagu Koes Plus.

Tongkat kayu diasumsikan sebagai bagaimana kita menanam sebuah tanaman dengan cara menancapkan batang pohon ke tanah. Salah satunya adalah pohon yang biasa disebut sebagai Ubi Kayu, Singkong, Pohong, Ketela Pohon (Indonesia) atau Cassava (Inggris). Tanah Indonesia memang surganya tanaman, dan Tuhan menciptakan berbagai tanaman dengan berbagai kegunaannya. Herbal ketela pohon ini pun tak luput dari banyak manfaat yang menyertainya. Selain sebagai hidangan cemilan dikala hujan dan bersantai, maupun sebagai teman menu Nasi Padang, herbal ini menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan. Betapa kita tidak sadar bahwa ternyata herbal ini dapat mengobati penyakit Reumatik, penyakit Demam, Sakit kepala, Diare, Cacingan, Mata kabur; Nafsu makan, Luka bernanah dan Luka baru kena panas.

Beberapa resep yang beredar di masyarakat :

  1. Untuk mengobati Demam, siapkan 1 (satu) potong batang daun ubi kayu, rebus dgn 3 gelas air hingga mendidih, lalu disaring untuk diambil airnya.minum 2 kali sehari, pagi dan sore.
  2. Untuk mengobati Demam, siapkan 3 lembar daun ubi kayu, tumbuk halus dan gunakan sebagai kompres. 
  3. Untuk Reumatik,  5 lembar daun ubi kayu, 1/4 sendok kapur sirih. caranya kedua bahan tersebut ditumbuk halus.digunakan sebagai bedak/bobok pada bagian yang sakit.. 
  4. Untuk Reumatik, 1 potong batang ubi kayu. caranya : direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih      hingga tinggal 4 gelas, kemudian disaring untuk diambil airnya. Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
  5. Sakit Kepala, Bahan: 3 lembar daun ubi kayu.Cara membuat: ditumbuk halus. Cara menggunakan: dipergunakan sebagai kompres.
  6. Mengusir cacing perut,  Bahan: kulit batang ubi kayu secukupnya. Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring untuk diambil airnya.Cara menggunakan: diminum menjelang tidur malam.. 
  7. Diare, Bahan: 7 lembar daun ubi kayu.Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore. Bila anak yang masih menyusui yang kena diare, ibunya yang meminum.  
  8. Mata sering kabur, Bahan: daun ubi kayu secukupnya.Cara membuat: direbus, diberi bumbu garam dan bawang putih secukupnya. Cara menggunakan: dimakan bersama nasi setiap hari.
  9. Menambah nafsu makan,  Bahan: daun ubi kayu secukupnya.Cara membuat: direbus, diberi bumbu garam dan bawang putih secukupnya. Cara menggunakan: dimakan bersama nasi dan sambal tomat.
  10. Luka bernanah, Bahan: batang daun ubi kayu yang masih muda. Cara membuat: ditumbuk halus
  11. Luka bernanah, Bahan: 1 potong buah ubi kayu. Cara membuat: diparut. Cara menggunakan: dibobokan pada bagian tubuh yang luka
  12. Luka baru kena barang panas (mis. knalpot), Bahan: 1 potong buah ubi kayu. Cara membuat: diparut dan diperas untuk diambil airnya, dan dibiarkan beberapa saat sampai tepung (patinya = jawa) mengendap.Cara menggunakan: tepung (pati) dioleskan pada bagian tubuh yang luka.



Apel untuk Terapi Diabet

Apel, siapa yng tak kenal dengan buah satu ini. Betul, begitu terdengar nama buah Apel yang terbayang pastinya sebuah kota pelajar terkenal dengan udara dingin di jawatimur. Nama Kota itu adalah Malang (ngalam). Kenapa Malang menjadi lokasi penghasil apel terbesar di Indonesia? jawabannya karena buah apel dapat tumbuh dan berkembang dengan baik apabil dibudidayakan pada daerah dengan ketinggian 1200 Meter diatas permukaan laut.

Dan ternyata tumbuhan apel ini masuk ke dalam keluarga tanaman mawar-mawaran. Kenapa? karena daunnya mirip sekali dengan daun mawar, berbentuk bulat telur dan dihiasi gerigi di bagian pinggir.Selain di Indonesia tanaman ini juga dibudidayakan di Eropa, terutama di area sub tropis bagian utara.

Buah Apel memiliki kandungan senyawa pektin yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, selain berbagai vitamin dan mineral. Salah satunya adalah mampu untuk menjawab para penderita diabetes militus atau kencing manis. Caranya cukup sederhana, yaitu  satu biji apel di potong jadi 2, lalu di lagi jadi 4 bagian dan direbus dalam 3 - 4 air gelas. Ditunggu sampai mendidih dan kira-kira tersisa 2 gelas. Nah, Air hasil rebusan tersebut di minum pagi dan sore secara rutin. InsyaAllah masalah diabetes anda akan berkurang. Selain itu, memakan buah apel yang belum begitu masak mampu mengatasi sakit diare juga loh.


Jadi, tunggu apalagi? Ayo konsumsi Apel sebanyak-mungkin....




Adas ; MUKJIZAT dari ANGLO-SAXON

Tanaman dari eropa ini tergolong mudah beraptasi dengan lingkungan manapun, dengan kata lain dia mampu hidup di dataran rendah sampai dataran tinggi. Adas atau Foeniculum vulgare Mill menghasilkan minyak adas, yang merupakan basil sulingan serbuk buah adas yang masak dan kering. Ada dua macam minyak adas, manis dan pahit. Keduanya, digunakan dalam industri obat-obatan.
Selain itu, tanaman ini juga dipakai untuk bumbu, atau digunakan sebagai bahan yang memperbaiki rasa (corrigentia saporis) dan mengharumkan ramuan obat. Biasanya adas digunakan bersama-sama dengan kulit batang pulosari. Daunnya bisa dimakan sebagai sayuran. Perbanyakan dengan biji atau dengan memisahkan anak tanaman.

Beberapa penyakit yang dapat diobati dengan kandungan zat di dalam tanaman ini antara lain : Sakit perut (mulas), perut kembung, mual, muntah, ASI sedikit, Diare, sakit kuning (jaundice), kurang nafsu makan, batuk,; Sesak napas (Asma), nyeri haid, haid tidak tertur, rematik goat, Susah tidur (insomnia), buah pelir turun (orchidoptosis), kolik, Usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis), batu empedu, Pembengkakan saluran sperma (epididimis), Penimbunan cairan dalam zakar (hiodrokel testis), Keracunan jamur, meningkatkan penglihatan;

Beberapa contoh pemanfaatan tanaman ini antara lain :
Buah masak dikumpulkan, lalu keringkan dapat berguna untuk sakit perut, mulas, perut kembung, (begah) rasa penuh di lambung, mual, muntah, diare, sakit kuning, kurang nafsu makan, – batuk berdahak, sesak napas, nyeri haid, haid tidak teratur, menambah ASI, putih telur dalam kencing – susah tidur (insomnia), buah pelir turun, usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis), pembengkakan saluran sperma (epididimis), penimbunan cairan di dalam kantung buah zakar (hidrokel testis), – mengurangi rasa sakit akibat batu dan membantu menghancurkannya, – rematik gout, dan – keracunan tumbuhan obat atau jamur.
Sementara itu bagian daun juga berkhasiat mengatasi : batuk, perut kembung, koilk, rasa haus, dan meningkatkan penglihatan. Adapun beberapa cara pemakain yang beredar di masyarakat sbb :
Buah adas sebanyak 3 – 9 g direbus, minum atau buah adas digiling halus, lalu diseduh dengan air mendidih untuk diminum sewaktu hangat.

Daun dimakan sebagai sayuran atau direbus, lalu diminum. Pemakaian luar, buah kering digiling halus lalu digunakan untuk pemakaian lokal pada sariawan, sakit gigi, sakit telinga dan luka. Minyak adas juga dapat digunakan untuk menggosok tubuh anak yang masuk angin.

Beberapa resep yang beredar :
1. Batuk
serbuk buah adas sebanyak 5 g diseduh 1/2 cangkir air mendidih. Setelah dingin disaring, tambahkan 1 sendok teh madu. Aduk sampai merata, minum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari, sampai sembuh.
Siapkan daun saga 1/4 genggam, bunga kembang sepatu 2 kuntum, daun poko 1/5 genggam, bunga tembelekan 10 kuntum, bawang merah 2 butir, adas 1 sendok teh, pulosari 1 jari, rimpang jahe 1 jari, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin disaring, lalu diminum. Lakukan 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

2. Sesak napas
Ambil minyak adas sebanyak 10 tetes diseduh dengan 1 sendok makan air panas. Minum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari, sampai sembuh.
Siapkan adas 1/2 sendok teh, pulosari ¼ jari, rirnpang kencur 2 jari, rirnpang temulawak 1 jari, jintan hitam 114 sendok teh, daun poncosudo (Jasminum pubescens) 1/4 genggam, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Baban-bahan tadi lalu direbus dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa kira-kira separonya. Setelah dingin disaring, dan siap untuk diminum. Sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas.

3. Sariawan
Siapkan adas 3/4 sendok teh, ketumbar 3/4 sendok teh, daun iler 1/5 genggam, daun saga 1/4 genggam, sisik naga 1/5 genggam, daun sembung 1/4 genggam, pegagan 1/4 genggam, daun kentut 1/6 genggam, pulosari 3/4 jari, rimpang lempuyang wangi 1/2 jari, rimpang kunyit ½ jari, kayu manis ¾ jari, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa separonya. Setelah dingin disaring, siap untuk diminum. Sehari 3 kali, setiap kali cukup 3/4 gelas.

4. Haid tidak teratur
Siapkan daun dan bunga srigading masing-masing.1/5 genggam, jinten hitam 3/4 sendok teh, adas 1/2 sendok teh, pulosari 1/2 jari, bunga kesumba keling 2 kuntum, jeruk nipis 2 buah, gula batu sebesar telur ayam, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, minurn 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas. Keracunan tumbuhan obat atau jamur Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 g, lalu seduh dengan setengah cangkir arak. Minum selagi hangat.

Sumbat ”Kebocoran”

Anda sedang atau pernah megalami Sakit Perut (Diare dan Mencret), berikut ada sebuah tips yang hemat tanpa harus ke dokter terlebih dahulu.

Ambil 5 lembar daun jambu biji, 1 potong akar, kulit dan batangnya, lalu direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya minum 2 kali sehari pagi dan sore.

Selain menyumbat kebocoran akibat diare buah ini juga mengandung banyak sekali vitamin d an khasiat lainnya. Bahkan juga bermanfaat bagi penderita diabetes.

KANDUNGAN KIMIA : Buah, daun dan kulit batang pohon jambu biji mengandung tanin , sedang pada bunganya tidak banyak mengandung tanin. Daun jambu biji jug a mengandung zat lain kecuali tanin, seperti minyak atsiri, asam ursolat, asa m psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin dan vitamin. Kandungan buah jambu biji (100 gr) – Kalori 49 kal – Vitamin A 25 SI – Vitamin B1 0,02 mg – Vitamin C 87 mg – Kalsium 14 mg – Hidrat Arang 12,2 gram – Fosfor 28 mg – Besi 1,1 mg – Protein 0,9 mg – Lemak 0,3 gram – Air 86 gram.

Berikut ini beberapa resep yang beredar di masyarakat :

Diabetes Mellitus Bahan: 1 buah jambu biji setengah masak Cara membuat: buah jambu biji dibelah menjadi empat bagian dan direbus dengan 1 li ter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore

Maag Bahan: 8 lembar daun j ambu biji yang masih segar. Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari, pagi, siang dan sore.

Sakit Perut (Diare d an Mencret) Bahan: 5 lembar daun jambu biji, 1 potong akar, kulit dan batangnya Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari pagi dan sore.

Sakit Perut atau Diare pada bayi yang masih menyusui Bahan: jambu biji yang masih muda dan garam secukupnya. Cara menggunakan: dikunyah oleh ibu yang menyusui bayi tersebut, airnya ditelan dan ampasnya dibuang.

Masuk Angin Bahan: 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, 1 butir cabai merah, 3 mata buah asam, 1 potong gula kelapa, garam secukupnya Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

Beser (sering kencing) berlebihan Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 3 sendok bubuk beras yang digoreng tanpa minyak (sangan = Jawa). Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 2,5 gelas air sampai me ndidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum tiap 3 jam sekali 3 sendok makan.

Prolapsisani Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji. Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: air ramuan tersebut dalam keadaan masih hangat dipakai untuk m engompres selaput lendir poros usus (pusar) pada bayi.

Sariawan Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji. Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

Sakit Kulit Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 7 kuntum bunga jambu biji. Cara membuat: ditumbuk bersama-sama sampai halus Cara menggunakan: untuk menggosok bagian kulit yang sakit.

Obat luka baru Bahan: 3 pucuk daun jambu biji. Cara membuat: dikunyah sampai lembut Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian tubuh yang luka agar tidak mengelurkan darah terus menerus.

cek juga yang ini