Greeting from Al Ihsan

Greetings to all brothers and sisters, we present this web in order to get closer with you. Money does not mean anything compared to relationship between us.

More Than 1000 Herb in Indonesia

You can find the benefits, characteristics and functions of herbs that grow in Indonesia. we try to summarize them all here.

Open for Partnership

We are open for partnership. Our spirit to intorduce the natural and islamic medical method in the world

Online Media Maximizer

We will help you to promote your product. Especially the online promotion. Currently, online media is very important to build brand image

Tampilkan postingan dengan label demam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label demam. Tampilkan semua postingan

"Tongkat Kayu" untuk Reumatik sampai Luka Bakar

Anda pengemar group band legendaris Indonesia tentu ingat dengan lirik lagu berikut ini,  ... "Tongkat kayu dan batu jadi tanaman" "orang bilang tanah kita tanah surga..." ya begitu kira-kira penggalan kalimat dalam lirik lagu Koes Plus.

Tongkat kayu diasumsikan sebagai bagaimana kita menanam sebuah tanaman dengan cara menancapkan batang pohon ke tanah. Salah satunya adalah pohon yang biasa disebut sebagai Ubi Kayu, Singkong, Pohong, Ketela Pohon (Indonesia) atau Cassava (Inggris). Tanah Indonesia memang surganya tanaman, dan Tuhan menciptakan berbagai tanaman dengan berbagai kegunaannya. Herbal ketela pohon ini pun tak luput dari banyak manfaat yang menyertainya. Selain sebagai hidangan cemilan dikala hujan dan bersantai, maupun sebagai teman menu Nasi Padang, herbal ini menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan. Betapa kita tidak sadar bahwa ternyata herbal ini dapat mengobati penyakit Reumatik, penyakit Demam, Sakit kepala, Diare, Cacingan, Mata kabur; Nafsu makan, Luka bernanah dan Luka baru kena panas.

Beberapa resep yang beredar di masyarakat :

  1. Untuk mengobati Demam, siapkan 1 (satu) potong batang daun ubi kayu, rebus dgn 3 gelas air hingga mendidih, lalu disaring untuk diambil airnya.minum 2 kali sehari, pagi dan sore.
  2. Untuk mengobati Demam, siapkan 3 lembar daun ubi kayu, tumbuk halus dan gunakan sebagai kompres. 
  3. Untuk Reumatik,  5 lembar daun ubi kayu, 1/4 sendok kapur sirih. caranya kedua bahan tersebut ditumbuk halus.digunakan sebagai bedak/bobok pada bagian yang sakit.. 
  4. Untuk Reumatik, 1 potong batang ubi kayu. caranya : direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih      hingga tinggal 4 gelas, kemudian disaring untuk diambil airnya. Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
  5. Sakit Kepala, Bahan: 3 lembar daun ubi kayu.Cara membuat: ditumbuk halus. Cara menggunakan: dipergunakan sebagai kompres.
  6. Mengusir cacing perut,  Bahan: kulit batang ubi kayu secukupnya. Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring untuk diambil airnya.Cara menggunakan: diminum menjelang tidur malam.. 
  7. Diare, Bahan: 7 lembar daun ubi kayu.Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore. Bila anak yang masih menyusui yang kena diare, ibunya yang meminum.  
  8. Mata sering kabur, Bahan: daun ubi kayu secukupnya.Cara membuat: direbus, diberi bumbu garam dan bawang putih secukupnya. Cara menggunakan: dimakan bersama nasi setiap hari.
  9. Menambah nafsu makan,  Bahan: daun ubi kayu secukupnya.Cara membuat: direbus, diberi bumbu garam dan bawang putih secukupnya. Cara menggunakan: dimakan bersama nasi dan sambal tomat.
  10. Luka bernanah, Bahan: batang daun ubi kayu yang masih muda. Cara membuat: ditumbuk halus
  11. Luka bernanah, Bahan: 1 potong buah ubi kayu. Cara membuat: diparut. Cara menggunakan: dibobokan pada bagian tubuh yang luka
  12. Luka baru kena barang panas (mis. knalpot), Bahan: 1 potong buah ubi kayu. Cara membuat: diparut dan diperas untuk diambil airnya, dan dibiarkan beberapa saat sampai tepung (patinya = jawa) mengendap.Cara menggunakan: tepung (pati) dioleskan pada bagian tubuh yang luka.



Asam Jawa untuk Asma


Ramuan yang beredar di masyarakat tentang khasiat asam jawa antara lain untuk : Asma, Batuk, Demam, Sakit panas, Reumatik, Sakit perut, morbili; Alergi/biduren, Sariawan, Luka baru, Luka borok, Eksim, Bisul; Bengkak disengat lipan/lebah, Gigitan ular bisa, Rambut rontok;

1. Asma
Bahan: 2 potong kulit pohon asam jawa, adas pulawaras secukupnya
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air
sampai mendidih, kemudian disaring.
Cara mrnggunakan: diminum 2 kali sehari

2. Batuk Kering
Bahan: 3 polong buah asam jawa, ½ genggam daun saga
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 4 gelas air
sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore

3. Demam
Bahan: 1 genggam daun asam jawa, adas pulawaras secukupnya;
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan ½ liter air
sampai mendidih, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore

4. Sakit Panas
Bahan: 2 polong buah asam jawa yang telah masak, garam
secukupnya
Cara membuat: kedua bahan tersebut disedu dengan 1 gelas air
panas, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum biasa
Catatan: bagi ibu hamil tidak boleh minum resep ini

5. Reumatik
Bahan: 1 genggam daun asam jawa, 2-3 biji asam jawa (klungsu =
jawa)
Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk halus
Cara menggunakan: dipakai untuk kompres bagian yang sakit

6. Sakit perut
a. Bahan: 3 polong buah asam jawa yang sudah masak, kapur sirih
dan minyak kayu putih secukupnya
Cara membuat: semua bahan tersebut dicampur sampai merata
Cara menggunakan: digunakan sebagai obat gosok, terutama
pada bagian perut

b. Bahan: 3 polong buah asam jawa, 1 potong gula aren
Cara membuat: kedua bahan tersebut disedu dengan 1 gelas air
panas, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum biasa

c. Bahan: 2 polong buah asam jawa, 1 rimpang kunyit sebesar ibu
jari, 1 potong gula kelapa
Cara membuat: Kunyit diparut, kemudian dicampur dengan bahan
bahan lainnya dan diseduh dengan 1 gelas air panas, kemudian
disaring
Cara menggunakan: diminum biasa

7. Morbili
Bahan: 1 - 2 potong buah asam jawa yang telah masak, 2 rimpang
kunyit sebesar ibu jari
Cara membuat: kunyit diparut, kemudian kedua bahan tersebut
dicampur sampai merata
Cara menggunakan: digunakan sebagai bedak/obat gosok bagi
penderita morbili

8. Alergi/Biduren (Jawa)
Bahan: 2-3 golong buah asam jawa yang telah tua, garam
secukupnya, ¼ sendok kapur sirih.
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air
sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore

9. Sariawan
Bahan: 2 polong buah asam jawa, 2 rimpang temulawak sebesar ibu
jari, 1 potong gula kelapa
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus sampai mendidih
hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum biasa

10. Luka baru
Bahan: daun asam jawa secukupnya
Cara membuat: daun asam jawa dikunyah sampai lumat
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka

11. Luka borok
Bahan: beberapa biji asam jawa (klungsu = jawa)
Cara membuat: biji asam jawa ditumbuk halus
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka, kemudian diperban

12. Eksim dan Bisul
Bahan: 1 genggam daun asam jawa yang masih muda (sinom =
jawa), 2 rimpang kunyit sebesar ibu jari
Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk sampai halus
Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian yang sakit

13. Bengkak karena disengat lipan atau lebah
Bahan: 3 - 5 biji asam jawa dan minyak kayu putih secukupnya
Cara membuat: biji asam jawa ditumbuk halus
Cara menggunakan: bagian yang bengkak dibersihkan terlebih
dahulu dengan kain yang dibasahi dengan minyak kayu putih,
kemudian ditaburi/ditempeli dengan bubukan biji asam jawa
tersebut.

14. Mencegah rambut rontok
Bahan: beberapa biji asam jawa
Cara menggunakan: sebelum keramas dengan shampo, kepala
dimasase terlebih dahulu dengan

Tapak Dara : Indah penuh Khasiat

Ternyata menurut hasil penelitian bunga ini dari akar, batang, daun dan bunganya mengandung unsur kimiawi herbal yang bermanfaat luar biasa untuk pengobatan. Antara lain Antara lain vinkristin, vinrosidin, vinblastin dan vinleurosin.

Zat-zat yang terkandung dalam tanaman indah ini diyakini dapat membantu penyembuhan penyakit diabetes, hipertensi, leukemia, asma, bronchitis, radang perut, kurang darah, gondong, bisul, lulka bakar, luka bengkak, demam dan borok.
Beberapa resep yang beredar di masyarakat terkait pemanfaatan tanaman ini antara lain :

1. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
Bahan: 15 – 20 gram daun tapakdara kering, 10 gram bunga krisan
Cara membuat: direbus dengan 2,5 gelas air sampai mendidih dan disaring.
Cara menggunakan: diminum tiap sore.

b. Bahan: 7 lembar daun atau bunga tapakdara
Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa saat dan disaring.
Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.

2. Diabetes mellitus (sakit gula/kencing manis)
a. Bahan: 10 – 16 lembar daun tapakdara
Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas
Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.

b. Bahan: 35 – 45 gram daun tapakdara kering, adas pulawaras
Cara membuat: bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.

c. Bahan: 3 lembar daun tapakdara, 15 kuntum bunga tapakdara
Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore setelah makan.


3. Leukimia
Bahan: 20-25 gram daun tapakdara kering, adas pulawaras.
Cara membuat: direbus dengan 1 liter air dan disaring. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

4. Demam
Bahan: 1 genggam (12 -20 gram) daun tapakdara, 3 potong batang
dan akar tapakdara. Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga
tinggal 1,5 gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore ditambah gula kelapa.

5. Asma dan bronkhitis
Bahan: 1 potong bonggol akar tapakdara
Cara membuat: direbus dengan 5 gelas air. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

6. Radang Perut dan disentri
Bahan: 15 – 30 gram daun tapakdara kering
Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore dan ditambah dengan gula kelapa.

7. Tangan gemetar
Bahan: 4 – 7 lembar daun tapakdara
Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring. Cara menggunakan: diminum biasa.

8. Kurang darah
Bahan: 4 putik bunga tapakdara putih.
Cara membuat: direndam dengan 1 gelas air, kemudian ditaruh di luar rumah semalam. Cara menggunakan: diminum pagi hari dan dilakukan secara teratur.

9. Gondong, bengkak, bisul dan borok
Bahan: 1 genggam daun tapakdara. Cara membuat: ditumbuk halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka bakar.

10. Luka bakar
Bahan: beberapa daun tapak dara, 0,5 genggam beras.
Cara membuat: direndam dengan air, kemudian ditumbuk bersama-sama sampai halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka bakar.

11. Luka baru
Bahan: 2 – 5 lembar daun tapakdara
Cara membuat: dikunyah sampai lembut. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka baru.

cek juga yang ini