Greeting from Al Ihsan

Greetings to all brothers and sisters, we present this web in order to get closer with you. Money does not mean anything compared to relationship between us.

More Than 1000 Herb in Indonesia

You can find the benefits, characteristics and functions of herbs that grow in Indonesia. we try to summarize them all here.

Open for Partnership

We are open for partnership. Our spirit to intorduce the natural and islamic medical method in the world

Online Media Maximizer

We will help you to promote your product. Especially the online promotion. Currently, online media is very important to build brand image

Tampilkan postingan dengan label Kanker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kanker. Tampilkan semua postingan

Benalu Pembasmi Benalu

Jika anda melihat benalu pasti ada rasa geram, bagaimana tidak. Tanaman ini tidak memerlukan media tanah untuk hidup. Justru herbal ini hidup dengan cara menumpang dari tanaman lainnya. Itulah yang menyebabkan banyak dari kita yang merasa geram ketika melihat ada benalu di tanaman kesayangan kita.

Namun setelah anda baca tulisan ini seharusnya anda akan berpikir panjang untuk menghilangkan benalu itu dari tanaman kesayangan anda. Herbal ini ternyata mampu mengatasi penyakit Tumor, Kanker, Amandel, Campak.

caranya :

1. Tumor dan Kanker
Bahan: 1-2 batang benalu yang menempel pada 1 pohon teh, 1
batang rumput alang-alang, adas palawaras secukupnya.
Cara Membuat: semua bahan direbus dengan 3 gelas air sampai
mendidih, kemudian disaring.
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari ½ gelas.

2. Amandel
Bahan: 1 batang benalu yang menempel pada 1 pohon jeruk nipis,
adas palawaras secukupnya.
Cara Membuat: kedua bahan direbus dengan 3 gelas air sampai
mendidih, kemudian disaring.
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari ½ gelas.

3. Campak
Bahan: 1-2 batang benalu adas pulasari secukupnya.
Cara Membua: kedua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai
halus.
Cara menggunakan: digunakan sebagai bedak bagi yang kena
campak.

Tetes Mata Herbal Ki Tolod

Ki tolod atau daun tolod (Sunda), Kendali, sangkobak (Jawa) berkhasiat untuk Sakit gigi, Asma, Bronkhitis, radang tenggorokan, Obat luka; Obat tetes mata, Obat kanker.

Bagian-bagian herbal yang dapat digunakan untuk pengobatan antara lain bagian daun, bunga atau seluruh tanaman (herbal).

Fungsi bagian daun untuk Sakit gigi. Asma, bronkhitis, radang tenggorok, Obat luka. Sedangkan bunga untuk Obat tetes mata. Sementara bagian seluruh tanaman untuk pegobatan kanker.

Resep untuk pengobatan dengan di minum, 3 lembar daun, direbus. Sedangkan untuk pemakaian luar Daun dicuci bersih lalu dilumatkan, letakkan ditempat yang sakit.

Beberapa resep yang beredar di masyarakat :

1. Bronkhitis, radang tonggorok:
3 lembar daun segar dicuci bersih lalu direbus dengan 2 gelas air
bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum.
Lakukan 2 kali sehari, pagi dan sore.

2. Sakit gigi:
2 lembar daun dicuci bersih lalu ditumbuk halus, taruh pada lubang
gigi yang sakit.

3. Obat luka:
Daun segar secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk sampai halus.
Tempelkan pada luka lalu dibalut dengan kain bersih. Ganti 2-3 kali
sehari.

PERHATIAN : Tanaman ini beracun. Untuk sekali minum, tidak boleh lebih dari 3 lembar daun.

Anti Kanker Obat dari Para Dewa

Ingatkah peribahasa ‘bagaikan makan buah simalakama’, banyak diantara kita yang sering mengucapkannya namun belum tahu seperti apa buah itu. Dalam bahasa Indonesia buah ini di sebut juga sebagai ‘Mahkota Dewa’ (Phaleria macrocarpa [Scheff.] Boerl.). Simalakama berasal dari bahasa (Melayu), makutadewa, makuto mewo, makuto ratu, makuto rojo (Jawa).

Buah berkhasiat menghilangkan gatal (antipruritus) dan antikanker. Biji berracun. Sedangkan efek farmakologis dan Hasil penelitian menunjukkan bahwa bioaktivitas ekstrak buah mahkota dewa dengan metode BSLT yang dilanjutkan dengan uji penapisan antikanker in vitro terhadap sel leukemia 1210, menunjukkan toksisitas yang sangat tinggi dan potensial sebagai antikanker. Identifikasi senyawa kimia aktif dalam ekstrak buah mahkota dewa didapat senyawa lignan yang termasuk dalam golongan polifenol dan senyawa syringaresinol (Dra. Vivi Lisdawati MSi, Apt., tesis S-2 di FMIPA UL Suara Pembaruan, Rabu, 9 April 2003).

Kandungan herbal ini antara lain : Daun mahkota dewa mengandung antihistamin, alkaloid, saponin, dan polifenol (lignan). Kulit buah mengandung alkaloid, saponin, dan flavonoid.

Bagian herbal yang digunakan sebagai obat adalah daun; daging dan kulit buahnya. Daun dan kulit buah bisa digunakan segar atau yang telah dikeringkan, sedangkan daging buah digunakan setelah dikeringkan. Kulit buah dan daging buah digunakan untuk: disentri, psoriasis, dan jerawat. Daun dan biji digunakan untuk pengobatan: penyakit kulit, seperti ekzim dan gatal-gatal.

Hingga saat ini belum diketahui dosis efektif yang aman dan bermanfaat. Untuk obat yang diminum, gunakan beberapa irisan buah kering (tanpa biji). Selama beberapa hari baru dosis ditingkatkan sedikit demi sedikit, sampai dirasakan manfaatnya. Untuk penyakit berat, seperti kanker dan psoriasis, dosis pemakaian kadang harus lebih besar agar mendapat manfaat perbaikan. Perhatikan efek samping yang timbul.

Resep yang beredar di Masyarakat

Disentri

Rebus kulit buah mahkota dewa yang sudah dikeringkan (15 g) dengan dua gelas air sampai mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, saring clan minum airnya sekaligus. Lakukan 2–3 kali dalam sehari.

Psoriasis

Belah buah mahkota dewa segar (tiga buah), bijinya dibuang, lalu iris tipis-tipis dan jemur sampai kering. Rebus simplisia ini dengan satu liter air dengan api besar. Setelah mendidih, kecilkan api dan rebus sampai airnya tersisa seperempatnya. Setelah dingin, saring dan minum airnya sehari dua kali, masing-masing separuhnya. Jika timbul gejala keracunan, turunkan dosis atau hentikan penggunaannya.

Eksim, gatal-gatal

Cuci daun mahkota dewa segar secukupnya, lalu giling sampai halus. Tempelkan pada bagian yang sakit, lalu balut. Ganti 2–3 kali dalam sehari.

Catatan:

Penggunaan tanaman obat harus berdasarkan asas manfaat dan keamanan. Jika bermanfaat untuk penyembuhan penyakit, tetapi tidak aman karena beracun, harus dipikirkan kemungkinan timbulnya keracunan akut maupun keracunan kronis yang mungkin terjadi.

Bagian buah, terutama bijinya berracun. Jika buah segar dimakan langsung, bisa menyebabkan bengkak di mulut, sariawan, mabuk, kejang, sampai pingsan.

Menggunakan dengan dosis berlebihan dalam waktu lama bisa menimbulkan efek samping, seperti sakit kepala kronis.

Penting : Ibu hamil dilarang minum tanaman obat ini.!

cek juga yang ini